4 langkah penting untuk meningkatkan opt-in rate

Yang sudah jadi bapak biasanya tahu.. kalau air di kitchen sink ngga mau masuk, itu artinya pipa pembuangannya mampet!

Saya juga pernah mengalami hal ini, ketika tinggal di apartemen.

Tiba-tiba saja air di kitchen sink menggenang..

Saya coba siram lubangnya dengan air panas.. tetap saja, airnya ngga mau masuk.

Keesokan harinya saya membeli cairan kimia.. entah namanya apa saya lupa.

Namun, cairan berbau menyengat ini pun tidak mampu menghancurkan kotoran dalam pipa tersebut.

Akhirnya, saya putuskan untuk memanggil tukang pipa.

Well.. yang saya perhatikan pertama kali dari tukang ini adalah alatnya..

Karena jujur saja, baru kali ini saya melihat alat yang bentuknya aneh..

Seperti cambuk dari besi.. dan sepertinya panjang banget.. mungkin sekitar 5 meteran.

Tukang pipa tadi kemudian memasukan alat tersebut ke saluran air, dan mulai memutar-mutarnya.

Ketika dia menarik keluar alat tersebut.. mulai tercium bau tidak sedap..

Waah… baunya seperti air selokan, dicampur dengan makanan basi yang disimpan selama 1000 tahun.. Hehe..

Pokoknya bau banget deh..

Saat itu, saya baru tahu bahwa bau tersebut berasal dari lemak yang mengendap pada bagian dalam pipa.

Lemak itulah yang membuat pipa pembuangannya jadi mampet.

Singkat cerita, kitchen sink saya kembali berfungsi normal.

Dalam email marketing, seringkali kita juga mengalami hal yang sama.

Yaitu saluran opt-in kita mampet.

Kita sudah pasang opt-in.. kita sudah bikin landing page.. Tapi hanya sedikit orang yang mau daftar.

Jika hal itu terjadi.. artinya ada lemak yang mengendap di saluran opt-in, dan membuatnya mampet.

Nah lemak-lemak tersebut tentu saja harus dibersihkan.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan untuk melunturkan lemak tersebut?

Well, ada empat hal yang dapat kamu ikuti agar saluran opt-in mu lancar kembali.. dan meroketkan opt-in rate.

Step 1: Kurangi Distraction Di Sekitar Opt-In Form

Hal yang paling mudah dilakukan untuk mengurangi distraction adalah dengan membuat landing page terpisah untuk Opt-In form-mu.

Selalu arahkan traffic ke halaman yang spesifik, sesuai dengan lead magnet yang kamu tawarkan.

Sebagai contoh, jika kamu menawarkan Ebook Instagram Marketing entah itu melalui WhatsApp ataupun Facebook, maka jangan pernah arahkan pengunjung ke halaman lain yang tidak relevan.

Selalu arahkan mereka ke landing page yang sesuai, yaitu landing page yg menawarkan Ebook Instagram Marketing.

Jika kamu menggunakan iklan, atau kamu memasang link di Instagram, ataupun Facebook, maka jangan mengarahkan link ke homepage.

Mengapa?

Karena Opt-In ratenya bakal kecil banget.. Sekitar 2% – 4% saja.. itupun kalau kamu lagi beruntung. ๐Ÿ™‚

Step 2: Gunakan Strong Headline

Hal yang kedua yang dapat memperlancar saluran opt-in adalah, penggunaan STRONG HEADLINE.

Judul Opt-In mu harus KUAT dan JELAS.

Ketika seseorang membaca judul Opt-In mu, maka mereka harus tahu pasti apa yang akan mereka dapatkan nanti.

Perubahan kecil dari judul Opt-In, dapat memberikan pengaruh yang signifikan loh..

So, jangan pernah meremehkan perubahaan sekecil apapun pada headlinemu.

Contohnya seperti yang dilakukan Reebok.

Rebook pernah mengganti judul Opt-In nya dari “Join the Reebok Newsletter” menjadi “Join and Save”.

Perubahan kecil itu membawa dampak signifikan, yang kemudian meningkatkan Opt-In rate sebesar 40%.

Wow banget ngga tuh.. ๐Ÿ™‚

Step 3: Coba Gunakan Pop Up Form

Beberapa orang pernah memberikan saran untuk jangan pernah menggunakan Pop Up Form, karena bakal sangat mengganggu.

Dan ini juga yang saya percayai sebelumnya..

Namun justru ketika saya langgar, Opt-In rate saya naik signifikan.

Memang benar sih, Pop Up form sangatlah mengganggu..

Namun efek interupsi ini justru sangatlah bagus, karena dapat mencuri perhatian audiencemu.

Sebetulnya ada satu model Pop Up form yang memiliki Opt-In rate lebih tinggi lagi..

Mau tahu apa itu? ๐Ÿ™‚

Pernahkan kamu dengar model Pop Up “Welcome Mat?”

Welcome mat adalah jenis Pop Up Form yang akan turun dari atas, memenuhi layarmu.

Dulu saya pernah coba pasang Welcome Mat di salah satu website saya, dan Opt-In rate nya naik secara signifikan.

Step 4: Keep it Simple Man!

Hal terakhir yang dapat kamu lakukan adalah, usahakan Opt-In form mu simple!

Coba bayangkan saja.. apa yang kamu pikirkan ketika kamu melihat Opt-In form dengan inputan yang sangat banyak.

Tentu saja kamu bakal langsung males, dan ngga jadi mendaftar.

Betul tidak?

Oleh karena itu, pastikan kamu menyediakan kotak inputan secukupnya saja.

Biasanya saya hanya berikan dua inputan, yaitu nama dan email.

Pernah juga saya hanya memberikan satu inputan, yaitu email saja.

Tentu saja, semakin sederhana form inputan, akan meningkatkan Opt-In rate.

So, keep it simple man!

***

Jika kamu ada pertanyaan, atau ingin berdiskusi lebih lanjut.. Silakan isi pertanyaanmu di kolom komentar ya.. ๐Ÿ™‚

Baca ini juga:

Leave a Comment

Copy link
Powered by Social Snap