Semua bergerak ke arah digital, bagaimana dengan network marketing?

Sebetulnya sudah lama banget hal ini terpikirkan, namun baru beberapa hari yang lalu terlintas lagi.

Pak Rhenald Kasali dalam bukunya Disruption menjelaskan banyak hal mengenai fenomena ini.

Banyak sekali perusahaan pendatang yang langsung menggeser perusahaan-perusahaan yang sudah sejak lama berdiri, bahkan membuat perusahaan lainnya gulung tikar.

Perusahaan baru yang muncul tidak menggunakan cara lama dalam menjalankan bisnis mereka.

Mereka menggunakan sistem yang berbeda, yang belum pernah ada sebelumnya.

Model bisnis yang digunakan-pun sangat tidak biasa.

Mereka juga memanfaatkan teknologi, dan data untuk mengancurkan kompetitor-kompetitornya.

So, sudah jelas bahwa jaman ini adalah jaman percepatan.

Bisnis harus berjalan dengan cepat, fleksibel, dan terus bisa beradaptasi.

Nah, kalau kamu perhatikan, sekarang ini banyak toko-toko besar yang mulai menutup gerainya.

Ada yang memang gulung tikar, adapula yang memindahkan bisnisnya ke dunia online.

Lalu, bagaimana dengan MLM?

Nah di artikel ini saya akan berbagi pemikiran saya mengenai hal ini, Yuk disimak.

Perusahaan network marketing

Setahu saya sih, sekarang ini banyak perusahaan network marketing yang mulai menggunakan teknologi untuk memfasilitasi para membernya.

Sekarang member ngga perlu bersusah-susah lagi bila ada orang yang ingin bergabung, atau membeli produk.

Tinggal buka website atau aplikasi, dan semuanya bisa dikerjakan disitu.

Namun ada juga perusahaan network marketing yang masih bertahan dengan cara lama, but well, itu pilihan mereka.

Bila kamu melihat fenomena saat ini, dimana bisnis mulai beralih ke digital atau online, maka secara logika pasti kamu berpikir bahwa bisnis MLM-pun juga seharusnya demikian.

Bila perusahaan MLM tidak beradaptasi dengan apa yang terjadi sekarang, maka saya yakin perusahaan tersebut bakal kesulitan untuk bersaing.

Cara memasarkan bisnis

Ada dua sisi bisnis dalam network marketing.

Pertama dari sisi perusahaan, dimana perusahaan melakukan beberapa hal seperti produksi, research & development, mengurus stock, mengurus distribusi, mengelola membership, sampai memproses transaksi, bahkan sampai mencatat jaringan tiap member.

Dan yang kedua dari sisi kamu sebagai member-nya, yaitu melakukan pemasaran produk dan peluang bisnis, mencari prospek, presentasi bisnis, merekrut orang, dan mengelola jaringan.

Nah, meskipun perusahaan MLM sudah beradaptasi, menggunakan teknologi ataupun aplikasi untuk memfasilitasi member, dan mempercepat operasional mereka, pertanyaannya apakah kamu juga demikian?

Bagaimana dari sisi kamu sebagai member?

Apakah kamu juga telah beradaptasi?

Apakah kamu telah membangun bisnismu dengan mengikuti perkembangan jaman, atau kamu hanya mengikuti cara-cara lama yang diajarkan oleh perusahaan MLM-mu?

Saya ngga against cara konvensional ya, karena masih banyak kok orang yang berhasil dengan cara itu, tapi sampai kapan harus demikian?

Teknologi mempercepat segalanya, apa yang kamu lakukan secara manual bisa otomatis dikerjakan dengan menggunakan teknologi.

Teknologi membuat bisnis berkembang lebih cepat dari biasanya.

All about marketing and promotion

Bisnis network marketing itu adalah bisnis marketing dan promosi, karena pekerjaan kamu sebagai distributor adalah untuk mempromosikan dan memasarkan produk dan peluang bisnisnya.

Namun kebanyakan orang yang bergabung di bisnis ini sama sekali ngga ngerti tentang marketing, bahkan mereka ngga punya skill marketing sama sekali.

Maka yang dilakukan biasanya adalah, mengikuti sistem yang ada, yaitu dengan melakukan promosi secara konvensional.

Kamu pasti pernah mengumpulkan daftar kontakmu, kemudian menelepon atau chat mereka satu persatu, basa-basi ngalor-ngidul, kemudian endingnya menawarkan peluang bisnis atau produk MLM-mu.

Atau bila orang tersebut lumayan tertarik, maka kamu atur pertemuan, kemudian presentasi bisnis, dan terus menawarkan peluang bisnis dan produk MLM-mu.

Ketika kamu melakukan hal-hal diatas, sebetulnya kamu telah mempromosikan atau memasarkan bisnis MLM dengan cara konvensional.

Jujur sih, saya juga pernah melakukan semua itu, dan rasanya capek banget.

Lalu, pernah ngga sih kamu berpikir, gimana caranya melakukan pemasaran dengan menggunakan internet, tanpa repot-repot melakukan hal-hal diatas?

Saat ini banyak banget sarana yang bisa digunakan untuk memasarkan bisnis.

Kamu bisa gunakan blog, sosial media, ataupun sarana lain untuk promosi.

Contoh gampangnya yaitu dengan membuat blog sendiri.

Blog

Ketika kamu memiliki blog, maka kamu bisa menuliskan artikel-artikel yang akan menarik orang untuk datang ke blogmu.

Bagi kamu yang sudah capek presentasi, blog bisa jadi sarana untuk presentasi juga loh.

Di setiap artikel, kamu dapat memberikan tulisan, gambar, ataupun video.

Jadi untuk mempersentasikan sesuatu, kamu ngga harus bicara langsung ke setiap orang satu per satu, karena bakal menghabiskan waktu dan tenagamu.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat satu video, kemudian mem-posting-nya pada salah satu artikelmu, maka otomatis videomu bukan hanya bisa dilihat satu orang saja, namun banyak orang sekaligus.

Bukan hanya di daerahmu saja, namun seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia.

Dengan blog, kamu bisa langsung menawarkan peluang bisnis (hard selling) atau dengan memberikan mereka edukasi terlebih dahulu sekaligus membangun trust (soft selling)

Sosial media

Selain blog, kamu juga bisa memanfaatkan sosial media.

Jangan hanya gunakan facebook atau instagram-mu untuk kepoin orang, atau untuk nyebarin berita-berita hoax.

Tapi pakai sosial media untuk hal-hal yang positif, bahkan untuk membangun bisnismu.

Banyak loh leader-leader dari luar negeri yang berlari ke sosial media untuk mengembangkan bisnis MLM mereka.

Apakah artinya mereka semua orang-orang yang melek teknologi?

Mungkin dulu mereka gaptek, tapi mau ngga mau mereka harus beradaptasi jika ingin lebih maju dari sebelumnya, saya yakin mereka pasti juga menjalani proses belajar.

Dan faktanya, banyak sekali yang mengalami ledakan luar biasa setelah menggunakan internet dan sosial media untuk bisnis mereka.

Kamu bisa baca artikel saya disiniyang membahas beberapa top performer dunia yang sudah berhasil memanfaatkan teknologi untuk meledakkan bisnis MLM mereka.

Well, penjelasan untuk strategi ini bakal panjang banget, nanti saya akan tuliskan di artikel terpisah saja ya.

Kesimpulan

So, intinya, kamu sebagai member atau distributor juga harus memikirkan bagaimana caranya agar proses mencari prospek, follow up, presentasi, dan lain sebagainya dapat kamu lakukan secara otomatis.

Jadi kamu ngga perlu kecapekan melakukan pemasaran secara konvensional.

Gunakan apa yang sudah ada sekarang seperti blog, Facebook, Instagram, YouTube, dan lain-lain.

So, saya ingin tahu apakah ada diantara kamu yang sudah menerapkan strategi seperti ini?

Apakah ada diantara kamu yang sudah memiliki sistem yang berjalan sendiri untuk mengumpulkan prospek, follow up prospek, dan lain sebagainya?

Tuliskan komentarmu dibawah ya. 🙂

Baca ini juga:

Leave a Comment

Rekrut Prospek Tanpa Ribet, Tanpa Memaksa, dan Tanpa Penolakan!

Mau tahu bagaimana cara saya menjaring ribuan prospek dan menghasilkan lebih banyak penjualan, tanpa mengganggu keluarga ataupun teman?

Copy link
Powered by Social Snap