Apakah seorang introvert bisa sukses di bisnis network marketing?

Pertanyaan seperti ini dulu sering membayangi pikiran saya.

Apakah seorang introvert bisa sukses di bisnis network marketing?

By the way, saya juga seorang introvert.

And don’t worry, kamu ngga sendirian, karena sepertiga dari penduduk dunia adalah introvert.

Ketika pertama kali join MLM, saya selalu menghindari telepon yang masuk ke HP saya, karena saya tidak mau menerima telepon follow-up dari sponsor saya. ?

Mendingan SMS atau chat saja daripada harus ngobrol, karena bakal sangat awkward rasanya.

Tapi tahukah kamu bahwa kebanyakan orang yang sukses di bisnis MLM adalah orang-orang ekstrovert, yang gampang bergaul dan ngobrol dengan orang lain, bahkan orang yang baru dikenal.

Saya ngga nakut-nakutin kamu loh ya.. Tapi itulah faktanya.

Bahkan saya masih ingat sekali, ketika saya join di salah satu perusahaan MLM, mentor saya mungkin secara ngga sengaja keceplosan dan mengatakan seperti ini, “Untuk dapat 4 downline dalam sebulan itu gampang kok.. Biasanya orang yang gampang bergaul dan pinter ngomong itu bisa dapetin downline dengan cepat.”

Dan waktu itu otak saya langsung seperti menerima kejutan listrik. Kemudian saya berpikir.. “Hmm.. mungkin bisnis MLM ngga cocok buat saya yang introvert kali ya.”

Well, jangan patah semangat dulu.

Ada fakta lain yang belum saya ungkapkan loh, yaitu bahwa ternyata introvert itu bisa sukses di bisnis MLM kok.

Tergantung bagaimana tiap individu dalam menghadapi situasinya.

Di artikel ini saya akan berikan tips dan trik, bagaimana seorang introvert dapat sukses di bisnis MLM. Yuk, disimak!

I am an introvert

Well, saya sendiri adalah seorang introvert.

Bertemu dan ngobrol dengan orang yang sudah kenal aja rasanya agak awkward, apalagi untuk networking.

Weekend? Mending di rumah baca buku sambil ngopi, daripada keluar dan ngeblend di keramaian.

Tapi itu semua ngga menjadi halangan bagi saya untuk terus mengembangkan bisnis MLM, dan networking.

Introvert bukanlah alasan untuk gagal.

Karakter mana yang cocok untuk bisnis MLM

Sebetulnya ada dua tahapan dalam networking, yang pertama, bertemu dengan orang lain dan berbagi informasi tentang dirimu sendiri.

Dan bicara soal tahap pertama ini, ekstrovert-lah yang bakal menang.

Mereka sangatl lihai untuk memulai koneksi dengan orang lain.

Mereka bisa ngobrolin banyak hal dan berasa seperti teman lama, meskipun baru saja kenalan.

Tapi ekstrovert cenderung suka ngobrolin tentang dirinya sendiri.

Sedangkan seorang introvert bakal menang di tahapan kedua, yaitu mendengarkan dan mengumpulkan informasi.

Meskipun introvert jarang ngomong, tapi mereka adalah pendengar yang baik.

Mereka mendengarkan dan mengumpulkan informasi, kemudian baru berbicara bila informasi sudah cukup terkumpul.

Lalu, mana yang paling cocok untuk bisnis MLM?

Good networker adalah mereka yang memiliki dua telinga untuk mendengar, satu mulut untuk berbicara, dan mereka menggunakan keduanya secara proporsional.

Artinya, mereka harus mendengarkan apa yang jadi permasalahan orang lain, kemudian memberikan solusinya, dan sebetulnya sifat ini paling banyak didapati pada orang dengan tipe karakter introvert.

So, sekali lagi saya tekankan bahwa karakter introvert jangan dijadikan alasan untuk ngga sukses di bisnis ini.

Lagipula, bisnis MLM tidak memandang apapun kok, mau kaya, miskin, besar, kecil, pengusaha, pedagang, orang kantoran, introvert, ekstrovert, semua bisa memulai bisnis ini tanpa syarat.

Sukses adalah pilihan

Saya menemukan di perusahaan MLM saya, banyak sekali leader-leader yang ternyata seorang introvert.

Well, yes mereka terlahir, dibesarkan dan akhirnya terbentuk karakter introvert.

Tapi itu ngga menghalangi kemauan mereka untuk sukses, dan mereka yakin, untuk sukses mereka harus keluar dari zona nyaman mereka.

Dan memang benar, mereka akhirnya keluar dari zona nyaman, memaksa diri untuk terus menjalin hubungan dengan banyak orang, mengikuti training-training, meningkatkan kepercayaan diri, berlatih berbicara di depan banyak orang, dan lain sebagainya.

Intinya mereka ini menempa dirinya sendiri, dan akhirnya ngga bisa dipungkiri bahwa mereka dapat meraih kesuksesan.

Start with what you have

Mungkin kamu merasa ngga nyaman ketika menjalani proses mengembangkan bisnis MLM, seperti memprospek orang, follow up, presentasi, dan lain sebagainya.

Tapi ngga ada salahnya untuk melakukan itu semua, karena perlahan-lahan, hal tersebut akan membentuk karaktermu jadi lebih baik lagi.

Namun, bagi saya, prioritas dalam mengembangkan bisnis ini adalah dengan fokus mengerjakan apa yang saya bisa dan suka.

Masing-masing orang punya kelebihan dan kekurangan, dan juga punya passion yang berbeda-beda.

So, saya pikir mulai sekarang kamu harus berpikir kreatif, menggunakan apa yang ada padamu untuk mengembangkan bisnis.

Bagi kamu yang introvert, saya pikir kamu juga harus melakukan hal demikian, yaitu fokus pada kelebihanmu dulu, dan mencoba mengembangkan bisnis ini sekuat tenaga.

Be creative!

Bila kamu masih merasa ngga nyaman untuk ngobrol langsung dengan orang lain, membangun koneksi dengan orang baru, dan lain sebagainya, maka mau ngga mau kamu harus mencari cara lain untuk melakukannya.

Bisnis MLM adalah bisnis yang berlandaskan hubungan.

Namanya saja “network marketing”, oleh karena itu bisnis ini harus dibangun dengan “networking”.

Bisnis ini tidak melulu masalah mengumpulkan prospek, kemudian menyusun jaringan distribusi, namun lebih ke arah membangun relationship dengan orang lain terlebih dahulu.

So, di bisnis MLM, relationship itu sangat penting.

Lalu apakah mau ngga mau kita harus secara langsung berkenalan dengan orang lain, ngobrol, dan lain sebagainya?

Bagaimana bila kita merasa ngga nyaman melakukan itu semua?

Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, ngga ada salahnya mencoba, karena itu baik juga buat karakter kita.

Namun sebetulnya hal tersebut bisa diakali dengan cara lain, yaitu dengan memanfaatkan teknologi dan internet.

Bisnis MLM terus berevolusi

Bisnis apapun akan terus berevolusi.

Apalagi bila kamu lihat sekarang ini, banyak bisnis konvensional yang sudah beralih ke bisnis online.

Sekarang coba saja kamu pergi ke tanah abang.

Toko-toko disana mulai sepi, namun  sebetulnya pembelian tetap berjalan, bahkan jauh lebih ramai dari sebelumnya, namun melalui internet atau online.

Bisnis-bisnis yang ngga melek teknologi, dan ngga mau beradaptasi lama-kelamaan akan gulung tikar sendiri.

So, saya pikir demikian juga sama halnya dengan bisnis MLM.

Cara kamu memasarkan, dan mengembangkan bisnis ini juga harus berevolusi.

Gunakan teknologi yang ada, gunakan internet yang sudah semakin cepat.

Bila kamu ngga nyaman berkenalan langsung dengan orang lain, maka gunakan sosial media seperti Facebook, Instagram, dan lain sebagainya.

Bila kamu ngga nyaman berbicara langsung, maka gunakan fasilitas chat, seperti Facebook messenger, atau Blackberry Messenger, atau WhatsApp.

Masih banyak lagi yang bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan teknologi dan internet.

So, be creative!

Kesimpulan

Bisnis MLM ngga ada batasannya, semua orang bisa menjalankannya.

Meskipun kamu seorang introvert yang cenderung sulit untuk berhubungan dengan orang lain, namun saya yakin kamu pasti bisa suskes di bisnis ini.

Semua tergantung kamu!

Bila kamu memang merasa ngga nyaman untuk membangun hubungan secara langsung dengan orang lain, maka jadilah kreatif, gunakan apa yang ada padamu sekarang.

Kamu bisa memanfaatkan internet, seperti membuat blog sendiri, kemudian memanfaatkan sosial media, seperti facebook, instagram, dan lain sebagainya untuk membangun bisnis ini.

So, jangan pernah kehabisan ide dan kreatifitas.

Kalau orang lain bisa, kamu pasti juga bisa! ?

Leave a Comment

Copy link
Powered by Social Snap