Karakter introvert menghambatmu? Jangan menyerah dulu.

Banyak banget saya menemukan orang-orang gagal di bisnis MLM salah satunya karena tidak mampu menduplikasi apa yang dilakukan uplinenya.

Saya sendiri merasa sangat sulit untuk menduplikasi apa yang diajarkan oleh perusahaan MLM saya.

Menelepon keluarga, sahabat-sahabat, berkenalan dengan orang baru dan membangun relationship, mengajak ke pertemuan, dll.

“Those are not my thing.”

Memang sih bila dipaksakan semuanya tetap bisa saya lakukan, namun ada beberapa hal yang ngga ingin saya alami, yang paling utama adalah, saya ngga ingin dijauhi oleh keluarga dan kerabat.

Jika hanya karena bisnis, kemudian saya dijauhi oleh mereka, maka lebih baik saya ngga menjalankan bisnis tersebut.

Tapi itu pemikiran saya sendiri ya, mungkin bila teman-teman ada yang berbeda pendapat, it’s okay.

Nah, jika saya ngga ingin memprospek keluarga dan kerabat, lalu darimana saya dapat prospek?

Inilah tantangannya. ?

Mau ngga mau saya harus mencari orang-orang baru untuk saya prospek.

Sekarang muncul masalah baru lagi.

Saya harus berkenalan dengan orang baru sebanyak-banyaknya dan kemudian menjalin relationship dengan mereka, istilahnya networking.

Bukankah itu sangat menyita waktu? Bukankah itu sangat menyita energi? Bukankah itu sangat menyita mental saya?

Issue inilah yang ingin saya bahas.

Training itu penting!

Saya sendiri sangat setuju dengan statement “Training atau pertemuan itu penting!”

Yes, karena memang dengan adanya training, kita dibekali oleh dasar-dasar pemasaran, dasar-dasar berjualan, dan juga dasar-dasar networking.

Dan hal-hal seperti itulah yang biasanya juga akan diajarkan oleh upline kita.

Saya sangat merasakan manfaatnya, karena banyak hal yang saya belum pernah tahu sebelumnya, diajarkan di training tersebut.

Saya jadi tahu bagaimana caranya untuk approach orang baru. Saya jadi tahu caranya mengajak orang bertemu. Saya jadi tahu caranya memprospek orang. Dan lain sebagainya.

Namun setelah menerima training tersebut, perjuangan selanjutnya lebih berat lagi.

Karena saya harus keluar dari zona nyaman saya, dan melawan sifat introvert saya.

Tidak semua orang bisa menjalankannya

Faktanya, saya sangat sulit untuk menduplikasinya.

Dan ini yang jadi problem di bisnis ini sih, karena ngga semua yang diajarkan oleh upline dapat dijalankan oleh downlinenya.

Ngga semua sistem dan strategi itu cocok dengan karakter orangnya.

Bagi kamu yang punya karakter introvert, sama seperti saya, saya yakin kamu juga merasakan hal yang sama.

Upline saya pernah bilang ke saya: “Jika kamu pandai bergaul dan ngobrol┬ádengan orang lain, maka bisnis ini akan terasa lebih mudah kamu jalankan.”

Nah, tapi kan kenyataannya tidak demikian, saya kan pendiam dan pemalu, rajin menabung dan berdoa? Halahh.. ?

Itulah yang harus kamu sadari juga bila kamu punya karakter introvert.

Tapi saya ngga serta merta bilang bahwa orang introvert ngga bisa berhasil di bisnis ini loh.. Karena ada beberapa cross-upline saya yang memang punya karakter introvert namun berhasil luar biasa.

Justru itulah tantangan kita sebagai orang introvert, bagaimana kita mencari strategi agar bisnis kita bisa terus berjalan bahkan sukses.

Mencari strategi yang lain

Saya sudah sebutkan diatas jika training itu penting.

Sebagai pebisnis, kamu harus terus belajar.

Dan dengan adanya training atau pelatihan-pelatihan dari perusahaan akan membuat bisnismu lebih cepat maju lagi.

Jika network marketing adalah bisnis pertamamu, saya sangat sarankan kamu untuk mengikuti training yang diberikan oleh perusahaanmu.

Kamu akan mendapatkan banyak insight yang dapat diterapkan di bisnismu nanti.

Namun seperti cerita saya diatas, ngga semua orang bisa mengikuti strategi yang diberikan, contohnya saya.

Bila ini yang juga kamu alami, maka kamu harus mencari cara lain agar bisnismu ini bisa terus berjalan.

Kamu ngga bisa hanya terus pasrah terhadap situasi yang ada.

Cari cara lain, cari strategi lain, belajar metode lain, jika perlu ikuti training-training lain di luar.

Bila kamu tertarik untuk menjalankan bisnis ini secara online, cari pelatihan internet marketing, ikuti training-training, baca buku-buku yang dapat membantu kamu menjalankan bisnismu.

Ikuti Email Course saya, tentang bagaimana saya merekrut prospek dengan internet marketing.

Intinya jangan pernah berhenti belajar hal baru yang dapat membantu bisnismu untuk maju.

Ini yang juga saya alami.

Saya merasa stuck ketika menjalankan bisnis network marketing, namun saya terus mencari cara lain.

Kemudian saya menemukan sebuah strategi yang kemudian saya gunakan untuk mengembangkan bisnis ini, yaitu dengan menggunakan internet marketing.

Prosesnya ngga mudah, investasinya ngga murah, namun worth it!

Apa yang saya pelajari kemudian mulai menghasilkan.

Kamu bisa dapatkan salah satu strategi saya untuk memprospek orang lewat internet marketing disini.

Disitu saya menyadari pentingnya terus belajar, pentingnya terus mengupgrade diri.

Kesimpulan

Introvert itu hanyalah karaktermu, dan kamu ngga perlu mengganggap itu sebagai problem.

Yang jadi problem adalah, jika karaktermu kemudian menghambatmu untuk maju dan membuatmu berhenti berusaha.

Banyak orang sukses yang terus menekankan bahwa investasi yang paling baik, adalah “Investasi leher keatas”.

Jika kamu terkendala oleh karaktermu, maka kamu harus terus cari cara lain, dan terus mengembangkan diri kamu.

Belajar hal lain, misalnya internet marketing, blogging, dll, yang dapat membantumu untuk terus maju.

Nah mungkin ada diantara teman-teman yang mengalami hal yang sama dengan saya?

Bagikan pengalamanmu di kolom komentar di bawah ya!

Baca ini juga:

Leave a Comment

Rekrut Prospek Tanpa Ribet, Tanpa Memaksa, dan Tanpa Penolakan!

Mau tahu bagaimana cara saya menjaring ribuan prospek dan menghasilkan lebih banyak penjualan, tanpa mengganggu keluarga ataupun teman?

Copy link
Powered by Social Snap