8 kriteria memilih perusahaan MLM. Jangan sampai salah pilih!

Jujur sejak 2004 sampai sekarang ini saya sudah lompat dari satu perusahaan MLM ke perusahaan MLM yang lain sebanyak empat kali.

Dan alasannya-pun beragam, mulai dari sakit hati karena ketipu, bisnisnya ngga bisa jalan, upline yang ngajarin untuk menipu demi dapat downline, produk yang ngga berguna, sistem kompensasi yang merugikan, sistem pricing yang ngga adil, dan lain sebagainya.

Wah pokoknya beragam deh alasan-alasannya.

Padahal jujur, waktu itu di pikiran saya, saya pengen banget bisa menetap di satu perusahaan MLM dan tumbuh berkembang disitu.

Well, seperti tanaman, bila dicabut dan ditanam berulang kali di tanah yang berbeda, tentu pertumbuhannya akan terhambat, atau bahkan bisa mati.

Demikian juga sama halnya dengan kita.

So menurut saya, stay di satu perusahaan MLM, fokus dan berkembang disitu adalah hal yang sangat penting.

Tapi untuk memilih perusahaan yang sesuai dengan kriteria saya ngga segampang itu.

Dan syukur banget, setelah mempertimbangkan beberapa hal, sekarang saya yakin banget sudah memilih perusahaan yang tepat bagi saya untuk berkembang dan bertumbuh disana.

Nah mungkin ada diantara kamu yang ngalamin hal yang sama dengan saya.

Atau mungkin beberapa hari yang lalu kamu baru saja pindah ke perusahaan MLM lain lagi? ?

So stop lakukan itu lagi ya.. Mulai fokus di satu perusahaan!

Di artikel ini saya akan bagikan beberapa kriteria penting yang harus kamu pertimbangkan untuk memilih perusahaan MLM.

Tujuannya agar kamu ngga salah pilih dan bisa fokus di satu perusahaan bahkan seumur hidupmu.

#1 Bukan money game

Hal pertama yang harus kamu pastikan adalah, apakah perusahaan tersebut berkedok money game atau tidak.

“Terus gimana cara mengetahui jika perusahaan tersebut berkedok money game atau tidak?”

Saya akan berikan beberapa ciri-ciri perusahaan MLM berkedok money game.

1 Biasanya proses masuk ke perushaan tersebut memerlukan modal yang cukup besar dan bisa jadi tidak akan mendapatkan produk apapun, jadi biaya tersebut sepenuhnya hanya untuk mendaftar.

2 Begitu pula bonus yang didapatkan pada saat merekrut orang biasanya lebih besar dibandingkan bonus dari penjualan produk.

3 Produk yang dijual biasanya ngasal, ngga bermutu, tidak ada ijin, tidak ada sertifikat, tidak ada paten, dan lain sebagainya.

4 Sistem piramida yang diterapkan pada perusahaan berkedok money game biasanya akan merugikan orang-orang yang join terakhir dan menguntungkan orang yang join di awal. Sedangkan pada perusahaan MLM tidak demikian, orang yang join terakhir bisa berada di posisi teratas, dan sebaliknya.

5 Biasanya perusahaan berkedok money game tidak memiliki ijin yang jelas.

6 Tidak didukung sistem yang jelas disertai dengan training yang tepat. Biasanya perusahaan seperti ini hanya memberikan motivasi dan brainwash, sedangkan perusahaan MLM tidak demikian. Dukungan motivasi dan training yang benar selalu disediakan.

#2 Produk yang dijual bermanfaat dan sulit tergantikan

Nah ini satu hal yang remeh tapi sebetulnya penting dalam memilih perusahaan MLM.

Masing-masing perusahaan pasti memiliki produk-produk yang unik.

Yang perlu kamu perhatikan adalah apakah produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut bermanfaat bagi kamu dan orang lain atau tidak.

Kemudian apakah produk tersebut bisa digantikan oleh produk lain yang lebih murah atau gratis.

Saya akan berikan beberapa contoh.

Ada sebuah perusahaan MLM yang menjual produk pengurus berat badan. (I am not against them ya, but this is purely my personal opinion)

Sekarang pertanyaanya adalah, apakah tanpa produk tersebut kita bisa kurus?

Jawabannya, Bisa.

Yang perlu kita lakukan ya jaga pola makan dan olahraga. (Saya tahu karena saya juga seorang personal trainer)

Contoh lain, sebuah perusahaan punya produk untuk kesehatan tubuh, sehingga orang yang meminumnya bisa cepat sembuh dari penyakit diabetes dalam waktu singkat, karena kandungan nutrisinya yang luar biasa.

Sekarang pertanyaannya, apakah tanpa obat tersebut seseorang bisa sembuh dari diabetes dalam waktu singkat?

Jawabannya, Tidak bisa.

Untuk mendapatkan nutrisi yang sama seperti yang pada produk tersebut perlu waktu yang lama, dan kita ngga bisa memproduksinya sendiri.

Nah jenis produk seperti ini yang bakal menjanjikan di masa depan.

Saran saya, cari perusahaan-perusahaan yang memiliki produk yang prospektif, bermanfaat dan tak tergantikan.

#3 Harga produk masuk akal

Kriteria berikutnya adalah harga produk.

Ini bukan mengenai mencari perusahaan dengan produk yang memiliki harga yang murah.

Bila produk yang disediakan memang berkhasiat, berkualitas, maka harga yang cukup mahal-pun ngga jadi masalah, apalagi bila harganya terjangkau.

Namun kamu akan bakal kesulitan untuk memasarkan produk yang kualitasnya rendah namun dijual dengan harga mahal.

Bila harga produk yang dijual sesuai dengan kualitas produk, maka go for it.

#4 Selalu muncul inovasi baru

Jangan pernah join di perusahaan yang tidak pernah berinovasi.

Carilah perusahaan yang secara berkala mengeluarkan produk-produk baru.

Perusahaaan yang terus berinovasi ngga akan pernah tertinggal dan akan terus hidup dalam jangka waktu yang lama.

Mulai sekarang kamu harus jeli memperhatikan apakah mungkin produk-produknya berevolusi dari waktu ke waktu.

Jalan paling aman ya perhatikan saja perusahaannya, apakah dari tahun ke tahun terus menelurkan produk yang lebih baik dari sebelumnya atau tidak.

#5 Sistem harga tidak merugikan

Saya sangat menyukai perusahaan MLM yang punya harga ritel dan member yang jelas, dan tidak ada perbedaan harga di setiap jenjangnya.

Contoh, saya baru saja bergabung di perusahaan MLM X, jika saat ini saya membeli produk A, harga member yang harus saya bayar adalah sebesar 100.000.

Bila saya naik level maka harganya juga akan sama, yaitu sebesar 100.000.

Jika beberapa tahun kedepan saya sudah berada di level puncak perusahaan, harganya-pun tetap sama 100.000.

Sistem harga seperti tidak akan merugikan orang yang baru join, semuanya punya peluang yang sama untuk dapat keuntungan dari menjual produk.

Bila semakin tinggi level, maka semakin murah harga yang harus dibayarkan maka itu akan merugikan member yang baru join.

Contoh, ketika saya baru masuk, harga member untuk produk A adalah 100.000.

Beberapa bulan kemudian saya naik level, dan harga produk A menjadi 80.000.

Setahun kemudian saya naik dua level lagi, dan harga produk A menjadi 50.000.

Well, ini memang menguntungkan saya pribadi, karena keuntungan yang saya peroleh bakal sangat besar dari selisih harga.

Namun bagi member yang baru join, ini jadi tantangan besar, karena mereka akan PERANG HARGA dengan orang-orang yang sudah berada di level atas.

Dan mereka yang baru bergabung sudah PASTI KALAH bila mau perang harga.

Well, tapi ini kriteria saya ya, mungkin kamu punya pendapat lain, it’s okay.

#6 Sudah berjalan lama

Kriteria berikutnya adalah perusahaan MLM tersebut harus sudah berdiri cukup lama.

Saya ngga akan memilih perusahaan MLM yang baru setahun, atau dua tahun berdiri, karena belum tentu perusahaan tersebut akan bertahan di tahun-tahun berikutnya.

Pilih perusahaan MLM yang memang sudah lama berjalan, saya pribadi sih patokannya harus memilih perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 5 tahun.

#7 Terdaftar di APLI

Salah satu kriteria suatu perusahaan MLM dikatakan bersih, tidak ada unsur money game, dll, adalah: Perusahaan tersebut terdaftar di APLI.

APLI adalah Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

Organisasi ini yang memberikan ijin pada perusahaan-perusahaan MLM untuk menjalankan usahanya dengan model direct selling atau MLM.

So sebelum kamu join di salah satu perusahaan MLM di Indonesia, cek dulu apakah mereka terdaftar di APLI. Cek disini.

#8 Buahnya manis atau berdampak positif bagi banyak orang

Kriteria saya yang terakhir adalah, perusahaan tersebut menghasilkan buah yang manis.

Wah, ini apa lagi ya pakpid?

Buah yang manis ini artinya perusahaan tersebut memberikan manfaat positif bagi orang banyak.

Contoh, produk-produknya dapat memberikan banyak manfaat positif dan memang terbukti bagus.

Selain itu, perusahaan harus punya visi dan misi yang baik bagi dunia, dan secara spesifik bagi negara kita.

Intinya perusahaan ini memberikan manfaat positif bagi bangsa kita.

Kriteria terakhir ini mungkin sepertinya sulit ya, namun bila kamu jeli, ada beberapa MLM di Indonesia yang punya buah-buah yang manis, dan kamu wajib join perusahaan-perusahaan seperti ini.

Leave a Comment

Copy link
Powered by Social Snap