4 cara ampuh untuk membangun authority di bisnis MLM

Saya yakin kamu pasti ingin bisa sukses membangun bisnis jaringan secara online.

Betul tidak?!

Tapi sebelumnya, saya ingin bertanya? Apakah orang-orang sudah mengenalmu?

Well, faktanya, bakal sangat sulit bagi kamu untuk bisa membangun bisnis jaringan, bila orang-orang belum mengenalmu, apalagi secara online.

Kehadiranmu di jagat maya sangat diperlukan.

Mau bisnis jaringan di bidang apapun, baik itu kesehatan, teknologi, travel dan lain sebagainya, kamu harus memperkenalkan dirimu kepada orang-orang sebagai seorang Authority.

Authority adalah sosok yang dikenal sebagai seorang yang ahli di bidang tertentu, serta memiliki value di bidang tersebut.

Dan untuk sukses menjalankan bisnis apapun secara online, Authority memegang peranan yang penting.

Nah, di artikel ini saya akan berbagi empat cara ampuh untuk membangun authority secara online untuk bisnis jaringanmu.

#1 Membuat konten

Konten disini bisa berupa apa saja, bisa tulisan di blog, video di Youtube, foto-foto di Instagram, ataupun Podcast.

Intinya kamu membuat sesuatu yang bermanfaat buat orang lain.

“Tunggu dulu Pak Pid, kalau saya harus membuat konten yang bermanfaat, berarti saya harus ahli dulu dong di topik tersebut?”

“Saya kan ngga seahli itu..”

“Pengetahuan saya kan ngga sehebat itu?”

“Lagian, saya juga ngga pandai bicara, nanti gimana kalau saya salah ngomong?”

Okay, okay..

Kalo kamu berpikir bahwa kamu ngga seahli itu, pengetahuanmu ngga sehebat itu, dan kamu juga ngga pinter ngomong? Semuanya itu memang betul!

Saya tahu kamu ngga ahli, saya juga tahu kamu ngga sehebat itu, saya juga tahu kamu ngga jago ngomong ataupun nulis.

Tapi, faktanya, untuk berbagi sesuatu, kamu ngga perlu menjadi ahli dan jadi hebat terlebih dahulu.

Pernah ngga kamu lihat pembawa berita di televisi?

Mereka terlihat seperti seorang yang ahli di topik-topik politik, bisnis, ekonomi, dan lain sebagainya.

Padahal kenyataannya ngga demikian, bahkan kebanyakan dari mereka hanya membaca tulisan yang ada di depan mereka, kalau ngga salah namanya Teleprompter.

So, untuk membuat konten, dan berbagi hal-hal yang bermanfaat, kamu ngga perlu jadi ahli dulu, mengalir saja sambil belajar.

Misalkan kamu berbagi hal-hal yang sangat basic, maka target audience kamu bukan orang-orang yang sudah ahli, tapi target audience kamu adalah orang-orang yang baru belajar.

Masih banyak kok orang-orang yang baru memulai sesuatu.

Intinya ketika kamu tahu sedikit saja lebih banyak dari orang lain, kamu sudah jadi ahli, lebih ahli dari orang-orang yang punya pengetahuan, skill, ataupun pengalaman di bawahmu.

So don’t worry!

Sebagai contoh, misalkan kamu punya pengalaman menurunkan berat badan 13 kilo dalam waktu 2 bulan, kamu bisa buatkan tulisan di blog kamu, bagaimana langkah demi langkah kamu melakukannya.

Apa yang kamu makan sehari-hari, latihan apa saja yang kamu lakukan dalam seminggu, dan lain sebagainya.

Konten seperti itu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang memang sedang program diet menurunkan berat badan.

Contoh lain lagi, misalkan kamu berhasil menulis sebuah artikel di blog kamu, maka kamu bisa bagikan, bagaimana caranya untuk menulis artikel.

Langkah demi langkahnya seperti apa, mulai dari membuat kerangka, menuliskan ide dasar, sampai melakukan editing tulisan.

Semua itu bakal bermanfaat loh bagi orang lain.

#2 Personal branding

Personal branding itu penting di bisnis.

Banyak pebisnis yang mulai mengerjakan personal branding untuk meningkatkan bisnis mereka.

Yang perlu kamu lakukan ketika mengerjakan personal branding adalah dengan menunjukkan dirimu, perkenalkan dirimu, tampilkan dirimu di hadapan banyak orang.

Intinya kamu harus dikenal oleh orang lain.

Bila kamu membuat konten, tunjukkan bahwa kamu yang menulis atau membuat konten tersebut.

Tampilkan fotomu, tampilkan videomu, perdengarkan suaramu.

Di blog ini saya juga sedang melakukan personal branding.

Blog ini memiliki nama domain pakpid.com, dimana nama itu memang nama panggilan saya.

Saya ngga menggunakan nama domain seperti bisnismlm.com, ataupun bisnisjaringan.com, dan lain sebagainya.

Tapi saya menggunakan nama saya sendiri, karena memang saya sedang membangun personal branding disini.

Yang terpenting dari personal branding adalah membangun image, memperkenalkan diri pada orang banyak, serta membangun trust.

Dan untuk dapat membangun hal-hal tersebut, ada tiga hal yang harus kamu lakukan.

1. Tunjukkan siapa kamu

Kamu harus tunjukkan seperti apa dirimu, seperti apa kamu ingin dipandang oleh orang lain.

Dan jangan tunjukkan sebaliknya.

Sebagai contoh, apabila kamu ingin dipandang orang sebagai seorang atlet fitness, maka tunjukkan pada orang-orang bahwa kamu seorang atlet fitness.

Tarik orang-orang yang punya minat di bidang fitness.

Buat konten-konten yang berhubungan dengan fitness.

Buat video-video yang berhubungan dengan kesehatan.

Tampilkan dirimu berpakaian sporty, dan lain sebagainya.

Lain lagi bila kamu ingin dipandang orang lain sebagai pebisnis, maka buat konten-konten bertemakan bisnis.

Gunakan pakaian rapi, seperti blazer dan lain sebagainya.

2. Konsisten

Yang kedua adalah konsisten.

Kamu harus konsisten dalam menyampaikan sesuatu, konsisten dalam memberikan value, konsisten dalam membuat konten.

Dan apa yang kamu berikan itu harus sesuai dengan personal brandingmu.

Bila kamu memang ingin dipandang sebagai atlet fitness maka berikan konten-konten yang berhubungan dengan health and wellness.

Jangan membuat konten diluar itu, minggu ini membuat konten fitness, minggu depan membuat konten traveling, minggu depannya lagi membuat konten kuliner.

Don’t do that!

Konsistenlah dalam kontenmu.

3. Konstan

Konstan disini berarti kamu harus bisa menunjukkan siapa dirimu secara konstan.

Artinya, seperti apa kamu ingin dilihat oleh orang lain, seperti itulah kamu harus tampil di hadapan orang lain.

Contohnya seperti brand Mercedes Benz.

Ketika kamu mendengar brand ini, apa yang ada di pikiranmu?

Pasti mobil mewah, canggih, dengan harga yang mahal.

Karena memang Mercedes Benz mentargetkan pasar orang-orang kaya yang mampu membeli mobil berkelas.

Nah, seperti itulah kamu harus secara konstan menyampaikan siapa dirimu, seperti apa kamu ingin dipandang oleh orang lain.

Kesan apa yang melekat di benak orang-orang ketika mendengar namamu.

#3 Berbagi pengetahuan

Yups, berbagi pengetahuan ini berkaitan dengan cara pertama membangun authority, yaitu membuat konten.

Namun ada lebihnya, karena fokus dari point ketiga ini adalah berbagi atau sharing knowledge.

Misalkan hari ini kamu belajar tentang sesuatu, maka bagikan apa yang kamu pelajari dalam blogmu, atau videomu, atau podcastmu.

Intinya kamu harus rajin berbagi, rajin sharing pengetahuan, rajin sharing pengalaman.

Bukan hanya sekedar membuat konten saja, namun berbagi disini bisa lebih luas lagi.

Seperti menjawab pertanyaan-pertanyaan orang lain, misalnya di forum diskusi, atau di group Facebook, dan lain sebagainya.

Intinya kamu harus terus memberikan manfaat pada orang lain.

Kamu harus memberikan value pada orang lain.

Bantu orang lain terhadap masalah mereka.

Misalnya ada orang yang ngga ngerti tentang cara membuat blog dengan WordPress, maka kamu bisa bantu mereka memberikan link dari Google, atau menuliskan step by step bagaimana caranya. (Ini kasusnya apabila kamu sudah punya pengalaman sebelumnya dalam membuat blog dengan WordPress)

“Tapi pakpid, saya bukan seorang expert! Lalu gimana saya bisa membantu orang lain terhadap permasalahan mereka?”

Well, sekali lagi, kamu ngga perlu jadi expert untuk membantu orang lain kok.

Bila ada orang yang punya masalah dan kamu ingin membantunya, kamu bisa manfaatkan Google.

Cari beberapa artikel yang memang bisa menyelesaikan masalah mereka, baca setiap artikel, dan bandingkan mana solusi terbaik, lalu setelah itu jawab pertanyaan, atau berikan solusi pada mereka.

Mudah kan!?

#4 Dalami topik bukan perluas topik

Bila kamu memang ingin fokus di bidang fitness, maka fokuslah kedalam.

Perdalam topik itu, dan jangan malah memperlebar topik.

Misalkan bidangmu adalah fitness, maka perdalam topiknya, seperti “diet ketogenic“, atau “diet paleo”, dan lain sebagainya.

Atau misalkan bidangmu adalah bisnis, maka perdalam topiknya, seperti “bisnis mlm secara online”, “bisnis dropshipping”, dan lain sebagainya.

Intinya, perdalam topikmu, bukan perlebar.

Semakin kamu menjadi sosok yang dipandang di bidang tertentu, maka orang-orang yang tertarik untuk mengikutimu semakin tertarget.

Bila kamu memperdalam topik “diet ketogenic”, maka orang-orang yang bakal mengikutimu atau audiencemu adalah orang-orang yang memang sedang diet, dan memang tertarik dengan diet ketogenic.

Atau misalkan topikmu adalah “bisnis mlm online”, maka orang-orang yang mengikutimu adalah orang-orang yang memang tertarik menjalankan bisnis mlm secara online.

Semakin tertarget audiencemu, maka semakin memberikan keuntungan buat dirimu.

Kesimpulan

So, sekali lagi saya ingin sampaikan bahwa, untuk membangun bisnis jaringanmu secara online, kamu perlu dikenal oleh orang.

Kamu perlu mengerjakan personal brandingmu, kemudian terus menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, terus memberikan value berupa konten-konten yang bermanfaat, dan menjadi sosok yang dipandang orang lain sebagai Authority.

Dan tahu tidak ketika kamu sudah berhasil menjadi Authority, dan sudah mendapatkan trust dari audiencemu, maka akan semakin mudah kamu merekrut mereka untuk join ke bisnismu.

Bila kamu ada pertanyaan, tuliskan pada kolom komentar di bawah ya. 🙂

Baca ini juga:

Leave a Comment

Rekrut Prospek Tanpa Ribet, Tanpa Memaksa, dan Tanpa Penolakan!

Mau tahu bagaimana cara saya menjaring ribuan prospek dan menghasilkan lebih banyak penjualan, tanpa mengganggu keluarga ataupun teman?

Copy link
Powered by Social Snap