Gunakan hobimu untuk menarik prospek! Ini lho caranya

Saya yakin kamu pasti punya hobi, entah itu gym, traveling, hiking, main game, koleksi manga, board game, dan lain sebagainya.

Saya yakin sekali ketika kamu menjalankan hobimu, maka kamu akan merasa senang dan waktu terasa singkat banget. Yes, itu karena kamu menyukai apa yang kamu lakukan.

Nah, saya yakin kebanyakan dari kamu menjalankan hobinya ya begitu-begitu saja.

Mungkin banyak diantara kamu yang ngga pernah terpikir untuk menggunakan hobimu untuk menarik prospek.

Loh, memang bisa ya? Jelas bisa dong!

Sekarang ini jamannya sosial media, dan kamu juga harus memanfaatkannya untuk memaksimalkan bisnismu.

Dengan mengawinkan sosial media dan hobimu, maka akan menghasilkan kekuatan yang hebat yang dapat menarik prospek kepadamu.

Nah kalau kamu penasaran, yuk baca tulisan ini sampai tuntas.

Manfaatkan sosial media

Mengapa menggunakan sosial media?

Well, karena sosial media adalah sarana yang paling mudah untuk berbagi dengan teman-teman, saudara dan orang lain.

Sekarang ini banyak sekali platform sosial media yang bisa kamu gunakan, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Snapchat, dan lain sebagainya.

Saran saya sih, pilih salah satu platform, dan fokus disitu.

Misalkan kamu suka share artikel, atau update status, live video, maka kamu bisa menggunakan Facebook.

Atau misalkan kamu suka posting foto-foto bagus, kemudian share keseharian kamu dengan cepat, maka kamu bisa gunakan Instagram.

Misalkan kamu suka membuat video, kemudian edit videomu sendiri, maka gunakan Youtube.

So, sesuaikan dengan keinginanmu.

Kuncinya berbagi, berbagi, dan berbagi

Lalu, bagaimana caranya untuk menarik prospek?

Sebelum membahas cara menarik prospek, sekarang saya ingin kamu jawab pertanyaan saya, “Apa itu prospek?

Ada yang bisa bantu jawab?

Okay, saya langsung kasih definisinya aja ya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian prospek adalah kemungkinan dan harapan.

Secara sederhana, definisi ini berarti jika prospek adalah hal-hal yang mungkin terjadi dalam suatu hal sehingga berpotensi menimbulkan dampak tertentu.

Dalam perspektif bisnis MLM, prospek adalah orang-orang yang memiliki kemungkinan untuk bergabung di bisnis kita atau bisa juga tidak bergabung di bisnis kita.

Jadi, prospek itu cakupannya luas.

Saudara-saudaramu itu prospek.

Teman-temanmu itu prospek.

Bahkan orang yang baru kamu kenal di sosial media-pun adalah prospek.

Nah dengan menggunakan sosial media, maka tugas kamu adalah mengumpulkan sebanyak-banyaknya prospek, atau followers.

Lalu caranya bagaimana?

Law of attraction

Pernah ngga baca buku “The Secret”, tulisan Rhonda Byrne?

Atau buku berjudul “The Law Of Attraction, The Basic Teachings of Abraham”, tulisan Esther Hicks?

Buku ini mengajarkan tentang hukum ketertarikan yang ada di alam semesta.

Apa yang kamu pikirkan akan tertarik ke kehidupanmu.

So misalkan kamu berpikir akan memiliki rumah yang besar, dan kamu terus-menerus memikirkannya, maka otomatis perlahan-lahan rumah tersebut akan terwujud di dalam hidupmu.

Bila kamu berpikir akan memiliki mobil, maka otomatis perlahan-lahan mobil tersebut akan terwujud di kehidupanmu.

Demikian juga bila kamu memikirkan hal-hal negatif, seperti kecelakaan, sakit, dll.

Hal-hal seperti itu juga akan terwujud ke dalam hidupmu.

So, konsep inilah yang harus kamu gunakan dalam sosial mediamu.

Ketika kamu share tentang hal-hal yang berhubungan dengan mancing, maka orang-orang yang punya minat sama yang akan tertarik kepadamu.

Misalkan kamu share tentang hal-hal yang berhubungan dengan fitness dan kesehatan, maka orang-orang yang tertarik untuk mengikutimu adalah orang-orang yang juga tertarik di bidang health and fitness.

Contoh lainnya, bila kamu share hal-hal tentang bisnis, maka orang-orang yang mengikutimu adalah orang-orang yang memiliki minat di bidang bisnis.

Simple bukan?

Lalu apa step selanjutnya?

Berbagi.

Yes, berbagi.

Kamu harus berbagi hobimu kepada orang lain.

Misalkan kamu suka fitness, maka bagikan aktivitas kamu saat ngegym.

Atau bagikan aktivitas kamu saat memasak makanan sehat.

Atau bagikan aktivitas kamu saat menikmati sarapan, menikmati makan siang, ataupun makan malam-mu.

Bagikan pula resep-resep sehatmu.

So dengan berbagi kamu akan secara otomatis membangun “trust”.

Orang lain yang mengunjungi sosial mediamu akan tertarik untuk follow akunmu (jika memang dia memiliki minat yang sama denganmu).

Disinilah kamu mulai membangun audience, atau istilah kerennya follower.

Tawarkan peluang bisnis ataupun produk

Saya sendiri follow beberapa selebgram di bidang fitness, karena saya sendiri suka sekali dengan health and fitness.

Nah, beberapa dari mereka sering melakukan endorse, atau bahkan review produk-produk kesehatan.

Saya sebagai followernya pasti otomatis melihat reviewnya bukan?

Nah, entah bagaimana, saya beberapa kali tertarik dengan produk yang mereka tawarkan dan kemudian langsung membelinya.

Bukan karena saya tahu produknya bagus maka saya membelinya, namun karena saya percaya pada celebgram tersebut.

So, pikiran saya tuh otomatis berpindah mode logika, dan saya percaya sih itu semua karena adanya “trust”.

Karena saya menaruh trust pada selebgram tersebut.

Bukan karena produknya bagus maka selebgram tersebut menggunakannya/mereviewnya, namun karena selebgram tersebut menggunakan/mereviewnya maka saya percaya produk itu bagus.

Sampai disini paham ya pentingnya trust?!

Nah, ketika follower sudah terbentuk, dan kamu sudah berhasil membangun trust, maka kamu bisa tawarkan apa saja, termasuk peluang bisnismu.

Dan peluang mereka untuk bergabung akan lebih besar, bila mereka sudah menaruh trust kepadamu.

So, jangan lupa untuk terus-menerus share segala hal yang bermanfaat bagi follower-mu.

Dan juga terus membangun hubungan dengan mereka, yaitu dengan terus berinteraksi dengan mereka, seperti membalas pesan mereka, membalas komentar mereka, atau bahkan like postingan mereka.

Kesimpulan

So, pada artikel ini saya hanya ingin berbagi kepada kamu, bahwa hobi itu bisa digunakan untuk menarik prospek.

Pada jaman sekarang intinya kamu harus lebih peka terhadap peluang-peluang yang muncul karena kemajuan teknologi.

Sosial media adalah salah satu sarana yang bisa jadi peluang buatmu untuk mendapatkan prospek.

Bukan hanya di daerahmu loh, tapi bahkan di seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia.

Yang perlu kamu lakukan hanya dengan berbagi hobimu, berbagi aktivitas keseharianmu, berbagi segala hal yang bermanfaat bagi orang lain, sehingga orang lain tertarik untuk follow kamu.

Dengan melakukan hal tersebut secara konsisten, dan terus berinteraksi dengan followermu, maka secara otomatis kamu akan membangun trust.

Dan dengan terbentuknya trust, maka akan lebih mudah bagimu untuk menawarkan peluang bisnis kepada followermu.

2 thoughts on “Gunakan hobimu untuk menarik prospek! Ini lho caranya”

  1. Jika status alai byk yg like giliran kegiatan berhubungan dg bisnis cman sebiji atau 2 biji yg ngelike ?, padahal sdh rajin like status mereka bahkan ikutan komen tp msh sunyi like bahkan komen, bahkan yg like dan komen hanya itu2 saja sesama member….
    Ada solusi pakpid…???

    Reply
    • Kamu ngga bisa menawarkan peluang bisnis MLM kepada semua orang. Mengapa?
      Karena ngga semua orang “open” dengan peluang bisnis ini, banyak yang sudah “anti” dengan bisnis ini.
      So, untuk menawarkan peluang bisnis MLM ngga bisa asal. Harus ada strateginya..
      Nanti di lain artikel saya coba ulas tentang ini ya..

      Reply

Leave a Comment

Copy link
Powered by Social Snap