Hati-hati.. Jebakan rat race bakal bikin kamu seperti zombie

Bangun tidur, langsung mandi, terus buru-buru panasin mobil.

Akhirnya cabut, terus masuk tol, dan seperti biasa jalanan macet luar biasa bikin bete.

Sampai kantor, banyak banget deadline yang harus dikelarin, dan akhirnya hari ini harus lembur deh.

Eh, tapi saya ngga sedih, karena inget hari ini adalah hari gajian. Yeeyy!!

Pulang kerja, mampir bentar ke mall, beli beberapa baju ahh..

Ngelirik ke sebelah kiri, ada diskon sepatu nih. Lumayan nih sepatu bagus banget, beli ah..

Sebelum pulang ke kost, mampir dulu ke Starbucks, beli kopi buat temen nonton Netflix nanti.

Sampai kost, langsung inget harus bayar tagihan kost, cicilan handphone baru, cicilan tas branded, dan cicilan mobil.

Terus sedih sendiri, karena saldo tabungan ternyata udah mepet banget.

Gimana apakah kamu ngalamin hal yang sama seperti cerita diatas?

Jika iya, berarti kamu sudah masuk ke perangkap rat race.

Apa itu rat race?

Sebetulnya istilah Rat Race populer dari beberapa buku yang ditulis oleh Robert Kiyosaki.

Buat kamu yang belum tahu siapa itu Robert Kiyosaki, beliau adalah seorang penulis buku best seller, yang mengajarkan bagaimana kita seharusnya memandang uang.

Bila kamu pernah membaca buku Rich Dad Poor Dad, Cashflow Kuadrant, Financial IQ, dll, buku-buku tersebut adalah tulisan beliau.

Sekarang kembali ke Rat Race, apa itu Rat Race?

Rat race sebetulnya adalah istilah untuk menjelaskan siklus berulang yang dialami oleh sebagian besar dari kita, dimana siklus ini yang menyebabkan kita ngga pernah bisa sukses secara finansial.

Dalam siklus ini semua orang yang terjebak di dalamnya akan berlomba-lomba untuk mengasilkan uang, namun nampaknya apa yang mereka lakukan sama sekali ngga punya dampak sedikitpun pada finansial mereka, karena mentalitas mereka, kebiasaan buruk mereka, dan keputusan-keputusan yang mereka lakukan.

Mereka terus terjebak dalam hutang.

Mereka terus terjebak dalam kekurangan, meskipun sebetulnya mereka bukanlah orang yang kekurangan.

Mereka terus terjebak dalam gaya hidup yang salah.

Mereka terus terjebak dalam mentalitas yang salah tentang uang.

So, saya sengaja buatkan sebuah grafik yang akan memberi gambaran sederhana tentang siklus setan Rat Race ini.

Penjelasan sederhana tentang Rat Race ada pada gambar di bawah ini.

 

Teman-teman bisa melihat siklus setan yang ngga ada habisnya dan terus berulang ini yang akan menyebabkan sebagian besar dari kita ngga bisa sukses secara finansial.

Kita sudah berjuang, bekerja keras untuk menghasilkan banyak uang, namun kebiasaan kita yang konsumtif, kebiasaan kita yang ngga berani menggunakan uang untuk menghasilkan income stream lain, dan pemikiran kita yang salah tentang uang akan menyebabkan kita terus terjebak dalam siklus setan ini.

Kemarin saya baru saja menemukan sebuah video bagus yang menggambarkan bagaimana Rat Race menjebak kebanyakan dari kita.

So, agar lebih jelas lagi seperti apa Rat Race itu, saya sarankan kamu untuk menonton video di bawah ini sampai selesai.

[youtube id=”hlMAKpxN8N0″ width=”100%” position=”center”]

 

Saya harap setelah kamu melihat video diatas, gambaran tentang rat race akan jadi lebih jelas lagi.

So, sekarang saya mau tanya, apakah sepertinya hidupmu sama seperti tikus di video diatas? Atau setelah melihat grafik diatas, kamu langsung ngeh bahwa hidupmu mirip banget dengan siklus diatas.

Bila iya, berarti kamu sudah terjebak di jebakan Rat Race.

Jebakan Rat Race biasanya menjangkiti orang-orang yang hanya memiliki satu income stream atau satu sumber pendapatan, dan orang tersebut memiliki mindset yang salah tentang uang.

Untuk mendeteksi apakah kamu sudah terjebak di lingkaran Rat Race itu mudah saja.

Bila kamu berada di siklus seperti di atas ini, itu mengindikasikan bahwa kamu sudah terjebak.

Inilah Siklus Rat Race.

#1 Kerja, kerja, kerja

Ngga ada yang salah dengan bekerja.

Semua orang perlu bekerja bila ingin mendapatkan uang.

Namun saya ingin tanya, apa tujuanmu bekerja?

Bila kamu bekerja untuk bisa membeli handphone terbaru, membeli notebook paling nge-trend, dapat minum kopi mahal setiap hari, atau agar bisa pergi clubbing setiap minggu.

Well, ada yang salah dengan dirimu!

Bila tujuanmu bekerja hanya agar dapat memenuhi semua gaya hidupmu, then you’re wrong!

Punyailah mindset yang benar tentang bekerja.

Hiduplah sesuai dengan kapasitasmu!

Sederhana dulu saja, ngga perlu gengsi-gengsian ingin dipandang kaya, sukses, dll. Cukupkan apa yang ada sekarang.

Selalu sisihkan uang dari gajimu untuk hal-hal yang lebih penting lagi, seperti membangun bisnis, investasi leher keatas, investasi ke asset, dan lain sebagainya.

#2 Mendapatkan pemasukan

Biasanya sebagai hadiah dari kerja kerasmu, kamu akan memperoleh pemasukan, entah itu dari gaji, bonus, tunjangan-tunjangan dan lain sebagainya.

Bila kamu hanya bekerja di kantor dan mengandalkan income kamu hanya dari gaji, maka saya pikir kamu harus mulai waspada.

Bila suatu saat, kantormu bangkrut, ataupun kamu dipecat, maka kamu akan pusing sendiri.

So saya sarankan, selama kamu bekerja di kantor, persiapkan income stream lainnya untuk mendukung hidupmu, misalnya dengan mulai membuka bisnis.

Banyak bisnis yang bisa kamu mulai sembari kamu kerja, seperti menjadi dropshipper, reseller, ataupun berbisnsis MLM.

Besar kecilnya gajimu sebetulnya ngga berpengaruh pada masuk tidaknya kamu ke siklus rat race, tapi mindsetmu tentang uang akan sangat berpengaruh.

Sekecil apa gajimu, namun bila kamu menghabiskan uangmu untuk hal-hal yang benar, maka kamu ngga akan terjebak dalam siklus setan rat race.

Bila kamu menghabiskan uangmu untuk investasi leher keatas, atau untuk memulai bisnis baru, atau untuk investasi asset, itu berarti kamu sudah berada di jalan yang tepat.

Namun bila kamu menghabiskan uangmu hanya untuk memenuhi gaya hidupmu, beli handphone terbaru secara konsisten, nongkrong di cafe-cafe mahal, traveling di tempat-tempat eksotis, dengan tujuan hanya untuk dipandang baik oleh orang lain, maka Selamat! Kamu sudah terjebak di siklus setan rat race!

Membuang-buang uang untuk beli handphone, traveling, dan lain sebagainya, tidaklah salah, asal pendapatanmu sudah “jauuuh” melebihi harga barang-barang dan gaya hidupmu.

Namun bila gajimu saja masih pas-pasan, dan kamu terus-menerus menghamburkan uangmu hanya untuk memuaskan gaya hidupmu, well.. Bye bye bro and sis!

Congratulations! You are in the Rat Race!

#3 Membayar cicilan dan tagihan

Setelah memperoleh pendapatan, maka kebiasaan dari kita adalah membayar tagihan demi tagihan.

Seperti biaya sewa apartemen atau kost, tagihan listrik, tagihan air, atau kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Membayar tagihan-tagihan adalah hal yang wajar, karena kita perlu hidup dan memenuhi kebutuhan hidup kita, namun yang perlu diperhatikan adalah, kebutuhan hidup kita sebetulnya bisa diperkecil yaitu dengan menghemat beberapa hal.

Contohnya, daripada makan di luar setiap harinya, bukankah lebih hemat lagi bila masak sendiri dan bawa bekal dari rumah?

Contoh lain lagi, daripada membeli kopi setiap pagi di Starbucks, bukankah lebih hemat lagi membeli kopi bubuk, dan menyeduh kopi sendiri?

So, beberapa hal dapat kamu hemat loh agar tagihan dan cicilanmu jadi semakin kecil.

#4 Memenuhi gaya hidup

Siklus berikutnya yang paling fatal adalah sebagian besar orang yang terjebak di rat race sangat sulit untuk memilih kebutuhan mana yang penting dan kebutuhan mana yang ngga penting.

Mereka cenderung suka untuk memuaskan gaya hidup, mulai dengan bersenang-senang, membeli barang-barang yang sebetulnya ngga berguna, juga menggunakan uang mereka secara konsumtif.

Sebetulnya ngga ada yang salah dengan menggunakan uang secara konsumtif.

Ngga ada yang salah dengan membeli barang-barang mewah atau gadget-gadget mahal.

Namun ada syaratnya.

Syaratnya adalah, income kamu harus jauuuh melebihi keinginan-keinginanmu, sehingga untuk membeli barang-barang tersebut kamu seperti ngga merasakan kehilangan uang sedikitpun.

Intinya kamu harus tahu prioritaskan mana kebutuhan yang penting dan ngga penting, dan jangan terus-menerus memuaskan gaya hidupmu.

#5 Tidak punya tabungan ataupun investasi

Siklus fatal lainnya adalah tidak punya tabungan ataupun investasi.

Penyebabnya, sebagian besar karena uang mereka habis untuk membayar tagihan-tagihan dan juga memuaskan emosi dengan memenuhi gaya hidup mereka.

Bahkan untuk menabung saja sepertinya sulit sekali.

Siklus ini bukan terjadi pada mereka yang punya pendapatan minim loh.

Orang yang punya pendapatan tergolong besar banyak yang mengalaminya.

Belum sampai akhir bulan, uang mereka sudah habis, kemudian merasa miskin, padahal sebetulnya pendapatan mereka besar.

Itu karena mereka ngga menggunakan uang mereka secara bijak.

Mereka hanya memenuhi gaya hidup dan membeli hal-hal yang ngga berguna.

Justru saya banyak menemukan orang-orang dengan gaji pas-pasan namun ngga terjebak dalam siklus rat race.

Karena mereka tahu mindset yang benar tentang uang, mereka menggunakan uang mereka untuk menghasilkan income stream lainnya, menginvestasikan uang mereka untuk membeli asset, investasi leher keatas, dan lain sebagainya.

Semua tergantung mindsetmu.

#6 Berhutang

Siklus berikutnya adalah hutang.

Orang-orang yang terjebak di siklus rat race, ada kalanya berhutang, namun tujuannya unik, bukan berhutang untuk berbisnis, atau menghasilkan pendapatan lainnya, namun mereka berhutang untuk membeli barang-barang yang sebetulnya ngga mereka perlukan.

Mereka sering menggunakan kartu kredit secara konsumtif.

Akibatnya banyak tagihan yang harus mereka bayarkan tiap bulannya.

Selain harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan bulanan, mereka juga harus memenuhi gaya hidup mereka, dan juga terjerat oleh hutang.

Hidup mereka akan semakin pusing, dan stress.

Namun sekali lagi mereka mau ngga mau harus memenuhi kebutuhan dan tagihan-tagihan mereka, dan terpaksa akan kembali ke siklus nomor satu, yaitu kerja.. kerja..  dan kerja..

Bagaimana cara keluar dari rat race

So sebetulnya inti dari semuanya adalah “The Right Mindset“.

Ketika mindset atau cara berpikirmu tentang uang sudah benar, maka ngga perlu takut dengan siklus rat race.

It’s okay jika hanya punya satu income stream, namun gunakan pendapatanmu satu-satunya untuk hal-hal yang bermanfaat.

Investasikan uangmu untuk hal-hal yang dapat membawa kamu menuju sukses, seperti investasi leher keatas, investasi ke bisnis baru, dan lain sebagainya.

Intinya kamu harus bijak menggunakan uangmu.

Kelola uangmu dan gunakan uangmu untuk menghasilkan pundi-pundi uang lainnya.

Belajar untuk menahan emosimu, dan hidup sederhana saja, ngga perlu berlebihan, dan ngga perlu memenuhi gaya hidup mewah bila saat ini kamu belum bisa memenuhinya.

Kejar sukses secara finansial dulu hingga pendapatanmu bisa memenuhi gaya hidupmu.

Baca ini juga:

Leave a Comment

Rekrut Prospek Tanpa Ribet, Tanpa Memaksa, dan Tanpa Penolakan!

Mau tahu bagaimana cara saya menjaring ribuan prospek dan menghasilkan lebih banyak penjualan, tanpa mengganggu keluarga ataupun teman?

Copy link
Powered by Social Snap